"Bahasa bukanlah perpanjangan pikiran.....
Bahasa merupakan medium untuk memproyeksikan gagasan abstrak menjadi sebuah kenyataan"

JOHN DEWEY

Jumat, 07 Februari 2014

MAWAR MALANG


          
           Ibu sontak teriak histeris saat bunga mawar kesayangannya taklagi tertata rapi di halaman.

      “Mama kenapa?” Tanya Riza yang usianya baru ima tahun menghmpiri ibunya sembari membawa sebilah bamboo dengan menggenggam setangkai mawar.      
Di naunganku, 07 Februari 2014
J-UNI

TAKDIR



Ini takdir punya kuasa
Asa sekadar peramai jalan
Tuhan serupa kompas
Pengarah jalur segala penjuru
Ini takdir pemilih muara
Doa sekadar bunga penghias ingin
Beradu, menjalin, merantai narasi hidup
Takdir adalah pemilih
Berwajah abstrak namun nyata
Membias prisma, memantu pasti

Di naunganku, 07 Februari 2014
J-UNI

Rinainya Hujan



Pucuk-pucuk asoka menari beramai

Ricik dawai hujan rinai mengalun

Riuh rendah kata beradu serasi

Bergaung rindu rinainya hujan

Segaris pelangi melengkung mengintip

Tanah ber-air bertumbuh ilalang

Rinainya hujan…

Membentangi jagad…
.
Menyeimuti asa…

Di naunganku, 07 Februari 2014
J-UNI

Pagi Ber-air Mata

Merambat nafas penuh riuh
Dingin pagi semakin membekukan raga membisu sejati
Berderet sanak bermulut mengatup

Pagi ber-air mata
Berpulang hamba takkembali
Seruan doa-doa mengangkasa
Berharap dosa lenyap terhambur

Pagi ber-air mata
Hilang sanak.....
Sepi berteman kenangan duka
Isyarat hidup berujung berkalang tanah

Di naunganku, 07 Februari 2014
J-UNI

Senin, 03 Februari 2014

MODUS


MODUS

“Hai Ari……lama tidak bertemu’ Sapanya akrab sembari memelukku erat kemudian berlalu begitu saja.
“Iya….” Jawabku pelan setelah ia berada dua langkah di belakangku.
Mas, semunya dua ratus ribu” Suara seorang kasir yang tepat berada di depanku sontak membuyarkan kebingunganku.
Segera saja kurogoh dompet yang berada di saku celanaku bagian belakang.
“Loh….kok tidak ada” Gumamku dalam hati sembari nalarku spontan mengingat sosok lelaki yang tadi menyapaku dengan nama yang salah

.
Di sudut peraduanku, 03 Februari 2014
J-uni

Minggu, 02 Februari 2014

DUA KOTA SATU LANGIT

Dua Kota Satu Langit

 
Segaris katulistiwa membentang dua kota dengan degradasi pelangi yang hanya membiru di muara imaji
Engkau di sudut langitmu.......
Dan aku di sudut langitku yang takdiam tapi takbergerak

Dua kota satu langit......
Entah akan mengerucut di mana.....kotaku atau kotamu atau mungkin tak ada takdir satu kota_satu langit???

Dua kota satu langit.....
Mengemas rindu dalam tiram tanpa lampu yang temaram


10 July 2013
J-UNI
Dalam coretan malam