"Bahasa bukanlah perpanjangan pikiran.....
Bahasa merupakan medium untuk memproyeksikan gagasan abstrak menjadi sebuah kenyataan"

JOHN DEWEY

Minggu, 02 Februari 2014

DUA KOTA SATU LANGIT

Dua Kota Satu Langit

 
Segaris katulistiwa membentang dua kota dengan degradasi pelangi yang hanya membiru di muara imaji
Engkau di sudut langitmu.......
Dan aku di sudut langitku yang takdiam tapi takbergerak

Dua kota satu langit......
Entah akan mengerucut di mana.....kotaku atau kotamu atau mungkin tak ada takdir satu kota_satu langit???

Dua kota satu langit.....
Mengemas rindu dalam tiram tanpa lampu yang temaram


10 July 2013
J-UNI
Dalam coretan malam

Jumat, 31 Januari 2014

ITU SERUPA "KITA"

ITU SERUPA "KITA"


Seperti senja tempo hari yang berhujan.
Sepi menyeruak berselimut gigilan.
Kembali kumengangka satu-satu bulir-bulir hujan yang merapat pada dinding tirani.


Nalarku spontan beralur maju berkisah.
Berperan utama kau dan ku di dalamnya.


Ya......kita.
Ku dan mu.
Menjelajah ringkihan waktu bergulir pelan.
Di sana kita berumah bahagia.


Stop.........


Ah....aku ini.
Naif dalam tawa berdamping harap melambung mengawang.
Ricik hujan serupa kau, tersenyum sinis diam-diam dibalik bayanganku.

Bodoh.......
"kering tanah saat langit berhujan".
IMPOSIBLE


Itu serupa "kita".



Di 38,7 derajat celcius.
J-UNI
15 Januari 2014

PASTI TAHU

PASTI TAHU


Kau tahu........?
Aku tumbuh bersama sepi.
Tapi kutak mau mati menyepi.


Kau tahu......?
Kelak, saat suhu tubuhku taklagi sama dengan suhu tubuhmu.
Berharap nisanku selalu berhias sajak cinta darimu.


Itu saja........


J-UNI
Di sudut malam

SERUPA MIMPI


SERUPA MIMPI
Kau seropa mimpi…..
Hanya datang saat malam menyapa
Kau serupa mimpi……
Hilang bening saat subuh memanggil
J-UNI
29 Januari 2014

DAWAI MENEPI


DAWAI MENEPI
Hujan kembali merapat pada langit-langit malam
Ada lampu bercahaya temaram di sudut buana sana
Segumpal narasi bak lembayung melayang di atas bibr retinaku
Dawai senarmu kudengar ada tapi samar
Dendang dawai rindu sepertinya
Pertanda kumenghanyut pada liar sepi semarak
Spontan, nalarku kembali kutepikan
Menunggu trotoar persinggahan
Hingga dawaimu taklagi nyata menggelitik kulit ariku……….
J-UNI
26 Januari 2014

BUKAN TENTANGKU


BUIKAN TENTANGKU
Ini bukan lagi tentangku…….
Tapi tentangmu
Tentangmu yang telah membawa hatiku tanpa sisa, tampa jejak
J-UNI
25 Januari 2014

Senin, 20 Januari 2014

Kembali Meracau

            Setelah beberapa hari tumbang dan hanya bisa menatap langit-langit kamar, akhirnya hari inikembali bisa beraktvitas walau suara masih kedengaran serak-serak lumpur. Ini tahun dapat giliran sakitnya di awal tahun, tapi semuanya di syukuri, semoga di pertengahan tahun tidak dapat lagi, amin.